loading...
Adaptasi Menjadi Tantangan, Timnas Indonesia Siap Bertempur di Seri FIFA
X
KEPADA PENGIKLAN : ||| Untuk melihat UPDATE artikel terbaru dari blog ini, silahkan GABUNG dengan blog kami Melalui, |||WHATSAPP +6285725046957 ||| HALAMAN FACEBOOK ||| Atau juga bisa ||| IKUTI TWITTER ||| TIKTOK ||| Kami, Salam Admin Perssilam Silampari News ||| Bagikan ||| TERIMA KASIH

Adaptasi Menjadi Tantangan, Timnas Indonesia Siap Bertempur di Seri FIFA

Adaptasi Menjadi Tantangan, Timnas Indonesia Siap Bertempur di Seri FIFA (Foto : RRI)

Perssilam - Adaptasi jadi rintangan besar buat Timnas Indonesia saat hadapi FIFA Series 2026. Turnamen ini bentuk kompetisi internasional baru dari FIFA. Ia bantu tim-tim nasional siapkan diri untuk event besar. Meski begitu, skuad Garuda yakin siap ikuti pemusatan latihan. Mereka juga siap main di semua laga yang menanti.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bilang beda kondisi pemain itu pasti terjadi. Ia sebut variasi tingkat permainan antar pemain jadi ciri khas level dunia. Pemain datang dari klub dengan ritme berbeda. Ada yang intens, ada yang lebih santai
Advertising

Baca Juga: 
Williams Memanfaatkan Jeda Bulan April untuk Meningkatkan Performa
"Ya, itu hal biasa di sepak bola internasional. Pemain datang dengan level beda, intensitas beda," kata Herdman. Ia bicara usai latihan di Stadion Madya Kompleks GBK Senayan, Jakarta. Itu Selasa, 24 Maret 2026. "Ini level internasional. Pemain dari klub dengan gaya beda. Liga punya intensitas beda," tambah pelatih asal Inggris ini. Ia lahir di Consett. Usianya 50 tahun sekarang.
Herdman tegas. Ia pegang penuh tanggung jawab atasi masalah ini. Sebagai pelatih kepala, ia harus bantu tim sesuaikan diri. Pengalaman staf pelatih jadi kunci utama. "Staf kami punya pengalaman 20 tahun lebih. Mereka bantu susun sistem dan struktur. Tujuannya tutup celah antar pemain," ujarnya.
Ia soroti waktu siap yang minim. Hanya dua hari jeda antar sesi. Itu paksa tim kerja taktis super cepat. "Jeda dua hari itu ketat. Kami harus gerak taktis dengan cepat," kata Herdman lagi. Tim tak punya banyak hari untuk latihan panjang. Mereka fokus drill efisien. Ini bantu pemain cepat sinkron. Pemain belakang Timnas, Rizky Ridho, bilang fisiknya prima. Ia baru lewati libur Idul Fitri. Kompetisi sempat jeda seminggu.
Advertising

Baca Juga: 
Barcelona sedang mempertimbangkan untuk melepas Jules Kounde pada musim panas
"Alhamdulillah aman saja. Kami dapat program khusus selama libur seminggu sebelum gabung timnas," kata pemain Persija Jakarta ini. Ridho lahir 21 November 2001. Ia lahir muda tapi sudah solid di timnas. Ridho cerita soal kerja sama klub dan timnas. Pelatih fisik Persija koordinasi rapat dengan pelatih fisik timnas. Mereka buat grup chat. Isinya program latihan jelas. "Ada grup dari pelatih fisik Persija dan timnas. Untuk komunikasi. Apa yang harus kami lakukan," jelasnya.
"Persiapan masuk timnas. Fisik tak turun. Kami siap langsung training camp," tambah Ridho. Koordinasi ini jaga stamina pemain. Tak ada drop performa saat TC mulai. Timnas Indonesia buka jadwal lawan Saint Kitts dan Nevis. Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan. Waktu Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. 
Stadion ini ikonik buat fans Indonesia. Kapasitasnya besar, suasana panas. Sementara Bulgaria hadapi Kepulauan Solomon di stadion sama. Kick-off pukul 15.30. Empat tim ini lanjut main Senin, 30 Maret 2026. Mereka rebut posisi ketiga dan final. Turnamen ini tes ketangguhan skuad Garuda. Adaptasi cepat jadi kunci menang.
Advertising

Baca Juga: Mohamed Salah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2026
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close
×