loading...
Persib Mendukung Perjuangan Melawan Rasisme
X
KEPADA PENGIKLAN : ||| Untuk melihat UPDATE artikel terbaru dari blog ini, silahkan GABUNG dengan blog kami Melalui, |||WHATSAPP +6285725046957 ||| HALAMAN FACEBOOK ||| Atau juga bisa ||| IKUTI TWITTER ||| TIKTOK ||| Kami, Salam Admin Perssilam Silampari News ||| Bagikan ||| TERIMA KASIH

Persib Mendukung Perjuangan Melawan Rasisme

Persib Mendukung Perjuangan Melawan Rasisme (Foto : Ileague)

Perssilam - Persib Bandung teguh berdiri bareng Kakang Rudianto dan Mikael Tata. Mereka lawan rasisme dengan keras. Ini terjadi usai big match sengit Persebaya lawan Persib. Pertandingan itu di pekan ke-24 BRI Super League 2025/26. Stadion Gelora Bung Tomo jadi saksi. Laga digelar Senin, 2 Maret 2026. Big match berarti duel klasik antar rival besar. Kedua tim punya basis suporter fanatik. Dua pemain muda ini jadi sasaran. Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata. Mereka calon bintang Timnas Indonesia. Rasisme datang lewat media sosial. 
Advertising

Baca Juga: 
Kejutan yang ditunjukkan oleh Wolves pada Matchweek 29 Liga Premier, sementara Spurs terpuruk
Oknum suporter tak bertanggung jawab lakukan itu. Pesan-pesan kejam muncul setelah kekalahan Persib. Ini bukan kritik biasa. Rasisme serang identitas pribadi. Seperti etnis atau asal daerah seseorang. Persib cepat respons. Klub sikapi tindakan rasis itu. Mereka bilang sepak bola harus jadi tempat hormat. Hargai perbedaan antar suporter dan pemain. Serangan rasis jelas salah batas. Ini rusak semangat olahraga. Persib tegas tolak kebencian semacam itu.
Statement resmi Persib kuat. Kata mereka, sepak bola ruang saling hargai. Bukan ajang sebarkan benci. Kritik permainan wajar. Itu bagian dinamika pertandingan. Tapi serang ras atau latar belakang pribadi tak bisa diterima. Itu lewati garis merah. Persib ingatkan semua pihak.
Klub beri dukungan penuh. Mereka berdiri teguh bareng Kakang dan Mikael Tata. Dukungan moral ini penting. Dua pemain muda ini butuh lingkungan sehat. Aman dari ancaman. Penuh rasa hormat. Biar mereka bisa berkembang maksimal. Tanpa beban rasisme. Persib tulis pernyataan jelas. Kami tegaskan Persib berdiri bersama Kakang Rudianto. Juga beri dukungan moral ke Mikael Alfredo Tata. Kedua bocah ini generasi emas sepak bola Indonesia. Mereka sedang tumbuh pesat. Berhak dapat tempat latihan dan main yang nyaman. Sehat fisik dan mental. Aman dari pelecehan. Penuh respek dari semua.
Persib janji lebih besar. Klub komitmen dukung upaya tolak diskriminasi. Segala bentuknya di sepak bola. Ini bukan isu sekali jadi. Harap momen ini jadi pelajaran. Bagi suporter, pemain, dan klub lain. Sepak bola Indonesia butuh fondasi kuat. Yaitu saling hormati. Hanya begitu cabang olahraga ini maju. Pemain muda seperti Kakang dan Mikael bisa bersinar. Tanpa hambatan rasisme. Rasisme di sepak bola bukan hal baru. Tapi Persib tunjukkan sikap benar. Mereka ajak semua pihak introspeksi. Suporter oknum harus sadar. Ucapan mereka bisa lukai hati. Bisa hentikan karir muda berbakat. Kritik fokus ke bola saja. Bukan orangnya. Dengan cara ini, liga kita lebih bersih. Lebih inklusif. Pemain dari mana saja merasa aman.
Advertising

Baca Juga: 
Final Four Proliga 2026: Daftar Lengkap Tim Putra-Putri, Jadwal, dan Format Baru Grand Final
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close
×