![]() |
| Jack Miller menceritakan pengalamannya betapa sulitnya di GP Spanyol (Joe Klamar / AFP) |
Persilam - Jack Miller, pembalap Pramac Yamaha, cerita soal susah payahnya di MotoGP Spanyol lalu. Dia hadapi masalah rem belakang. Itu bikin performanya jeblok total.
Balapan di Sirkuit Jerez berlangsung sengit. Miller start dari posisi 22. Dia tunjukkan kecepatan tajam. Naik sampe posisi 17. Tapi masalah rem belakang muncul.
Motornya sulit dikendalikan. Dia gagal kejar pembalap depan. Akhirnya finis di posisi 18. Lagi-lagi gagal ambil poin. Ini balapan keempat musim ini tanpa hasil.
Advertising
Miller bilang saat wawancara media lokal. "Kecepatan oke sampai tengah balapan. Saya baru lewati Diogo. Dua lap bagus bikin saya dekat kelompok depan.
Tiba-tiba rem belakang blong. Kayaknya panas berlebih. Tapi remnya mati total.
Saya harus belajar ngebut tanpa rem belakang. Susah banget di Tikungan 2, 6, dan tikungan akhir. Cuma bikin motor belok aja udah capek. Ada sensor rusak di situ."
Rem belakang penting di MotoGP. Itu bantu kendali saat masuk tikungan. Tanpanya, pembalap susah hampar gas.
Miller, yang dulu balap di tim pabrikan Ducati, paham risikonya. Jerez punya tikungan teknis. Banyak pembalap andalkan rem kuat di sana.
Advertising
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi Rawas, All Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News
Suka Artikel ini?


