loading...
Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Musi Rawas SportNews" Berita Olahraga Terupdate Jonatan Christie tidak menetapkan target setelah berhasil melaju ke babak kedua Kejuaraan Asia
Advertising

Jonatan Christie tidak menetapkan target setelah berhasil melaju ke babak kedua Kejuaraan Asia

Jonatan Christie tidak menetapkan target setelah berhasil melaju ke babak kedua Kejuaraan Asia (Foto: Dok. PP PBSI)

Perssilam - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memilih pendekatan sederhana di Kejuaraan Asia Bulutangkis 2026. Ia tak ingin memasang target tinggi. Sebaliknya, Jojo, sapaan akrabnya, fokus pada performa pribadi. Ia baru saja lewati babak pertama dengan lancar.
Di laga pembuka, Jonatan kalahkan Leong Jun Hao dari Malaysia. Skor akhir dua gim langsung: 21-13 di gim pertama, lalu 21-8 di gim kedua. Kemenangan ini buat Jonatan maju ke babak 16 besar. Juara All England 2024 tampil dominan sejak awal. Ia kuasai tempo permainan lawan dengan serangan tajam dan pertahanan rapat.
Hasil ini ubah catatan head to head mereka. Kini Jonatan unggul 4-3 atas Leong. Sebelumnya, keduanya imbang setelah enam kali bertemu. Pertemuan sebelumnya sering ketat. Tapi kali ini, Jonatan tampil lebih siap.
"Puji Tuhan, saya bersyukur hasilnya baik," ujar Jonatan lewat keterangan federasi PBSI. Senyumnya tunjukkan rasa lega usai laga. Babak selanjutnya, Jonatan hadapi Yudai Okimoto dari Jepang. Ini pertemuan pertama mereka di level internasional. Okimoto dikenal punya stamina kuat dan pukulan stabil. Jonatan harus adaptasi cepat.
"Untuk besok, saya lebih jaga recovery saja," tambahnya. Ia prioritaskan istirahat fisik dan pemulihan otot. Badminton butuh energi tinggi, terutama di turnamen panjang seperti ini. Jonatan Tak Mau Beban Target Tinggi. Pemain andalan Indonesia ini tegas tolak target muluk. Ia pilih tampil maksimal di tiap laga. Pendekatan ini bantu ia hindari tekanan mental.
Advertising

Kejuaraan Asia jadi ajang uji coba skuad Asia, dengan hadiah ranking dunia tinggi. Pengalaman buruk di All England 2026 jadi pelajaran besar. Di turnamen itu, ia tersingkir di babak kedua. "Itu bahan evaluasi saya," katanya. All England adalah salah satu gelar bergengsi, tapi ia kalah dari lawan tangguh.
"Target saya lakukan yang semaksimal mungkin dulu," tegas juara Asia 2024. "Saya tak pernah terlalu pasang hasil akhir. Yang penting main bagus. Ada improvisasi di lapangan." Filosofi ini sudah bantu ia raih banyak gelar. Fokus proses bikin permainan lebih bebas. 
Pembaca mungkin tanya, mengapa tak target juara? Jawabannya, badminton penuh kejutan. Cedera atau kondisi cuaca bisa ubah segalanya. Jonatan tahu itu dari pengalaman. Dengan cara ini, ia siap hadapi Okimoto besok. Turnamen masih panjang, dan performa stabil kunci sukses.
Advertising

Baca Juga: Raphinha berkomitmen untuk segera pulih, agar dapat menghadapi pertandingan yang sangat penting
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Redaksi

Perssilam Silampari News

Post a Comment

Previous Post Next Post



La Liga
Advertising