loading...
Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Musi Rawas SportNews" Berita Olahraga Terupdate Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah merasa terkejut ketika mereka masuk ke dalam skuad Piala Uber 2026
Advertising

Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah merasa terkejut ketika mereka masuk ke dalam skuad Piala Uber 2026

Low Zi Yu/Noraqilah Maisarah merasa terkejut ketika mereka masuk ke dalam skuad Piala Uber 2026 (Foto : Istimewa)

Perssilam - Pemilihan pasangan ganda putri Low Zi Yu dan Noraqilah Maisarah jadi kejutan besar. Mereka kalahkan senior yang lebih matang pengalaman. Kini kedua remaja ini jadi pusat perhatian di Piala Uber. Turnamen ini mulai Jumat lalu di Horsens, Denmark. Piala Uber adalah ajang beregu putri dunia di bulu tangkis. Malaysia andalkan mereka untuk bersaing.
Low Zi Yu berusia 16 tahun. Noraqilah Maisarah 19 tahun. Mereka tampil gemilang di Kejuaraan Beregu Asia bulan Februari. Di sana, mereka hajar pasangan Tiongkok Luo Yi-Wang Ting Ge. Skornya 13-21, 21-18, 21-17. Pasangan itu peringkat 41 dunia. Kemenangan ini buka pintu masuk tim nasional senior.
Zi Yu-Noraqilah sendiri peringkat 143 dunia. Potensi mereka sudah terbukti. Tahun lalu, mereka raih perak di Kejuaraan Dunia Junior. Prestasi itu tunjukkan bakat besar. Banyak yang prediksi mereka bisa juara di level junior. Sekarang, langkah ke senior jadi ujian nyata.
Noraqilah Maisarah bilang pemanggilan ini tak terduga. Tim nasional penuh pemain senior berpengalaman. "Saya kaget, sangat kaget," katanya. "Ada banyak senior lebih hebat dari kami. Kami tak sangka dipilih." Kata-katanya ungkap rasa syok sekaligus semangat.
Advertising

Keputusan pelatih BAM picu banyak tanya. Kenapa bukan senior? Tapi ini langkah berani. Pelatih hargai hasil dan masa depan, bukan umur. Badminton Association of Malaysia (BAM) tunjukkan visi baru. Mereka yakin remaja ini bisa beri kejutan.
Low Zi Yu yakin mereka siap. "Jika dapat kesempatan, kami usaha maksimal. Kami beri performa terbaik untuk tim," ujarnya. Keyakinan ini penting. Piala Uber butuh semangat juang tinggi. Grup penyisihan jadi ajang bukti.
Advertising

Baca Juga: 
Garuda Jaya Memanfaatkan Kesempatan untuk Merebut Posisi Ketiga Setelah Mengalahkan Samator
Tim Malaysia hadapi masalah sebelumnya. Pearly Tan mundur tiba-tiba. M. Thinaah kini tanpa pasangan. Ini pukulan berat. Chong Jie Yu, 21 tahun, dipanggil gantikan Pearly. Belum jelas dia berpasangan dengan Thinaah atau tidak. Situasi ini buat skuad putus asa sementara.
Ong Xin Yee dan Carmen Ting mungkin jadi ganda pertama. Mereka berpengalaman di level nasional. Zi Yu-Noraqilah berpeluang main duluan di grup. Ini beri mereka kesempatan adaptasi. Lawan kuat seperti China dan Indonesia tunggu. Malaysia butuh kemenangan awal untuk lolos.
Pemilihan ini bisa ubah dinamika tim. Remaja ini bawa energi baru. Penggemar badminton Malaysia harap cerita sukses lahir dari Horsens. Turnamen berlangsung hingga akhir pekan ini. Hasil grup tentukan nasib mereka di perempat final.
Advertising

Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Redaksi

Perssilam Silampari News

Post a Comment

Previous Post Next Post



La Liga
Advertising