loading...
Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Musi Rawas SportNews" Berita Olahraga Terupdate Pasportgate untuk 3 Pemain Timnas Putri Indonesia di Liga Belanda, Tetapi Claudia Scheunemann Tidak Termasuk
Advertising

Pasportgate untuk 3 Pemain Timnas Putri Indonesia di Liga Belanda, Tetapi Claudia Scheunemann Tidak Termasuk

Pasportgate untuk 3 Pemain Timnas Putri Indonesia di Liga Belanda, Tetapi Claudia Scheunemann Tidak Termasuk (Foto : PSSI)

Perssilam - Paspoortgate di Liga Belanda mengguncang dunia sepak bola. Dampaknya tidak hanya menyentuh pemain pria. Pemain wanita juga kena getahnya. Termasuk tiga anggota timnas putri Indonesia. Selain pemain putra, skandal ini juga merembet ke pesepak bola putri. Paspoortgate muncul karena pemain yang ganti kewarganegaraan ke Indonesia kehilangan izin kerja di Belanda. Mereka butuh dokumen khusus untuk main di sana.
Dicatat setidaknya tiga pemain timnas putri Indonesia terdampak. Mereka baru saja jadi warga negara Indonesia. Nama-nama itu Felicia de Zeeuw dari ADO Den Haag. Lalu Isabelle Nottet dari Hera United. Dan Isabel Kopp dari Hera United juga.
Jurnalis Belanda dari Algemeen Dagblad, Fabian van der Poll, soroti hal ini. Dia bilang masalah paspor ini picu dampak besar bagi pemain wanita. Klub-klub mereka minta pemain itu jangan latihan atau main dulu. Ini langkah sementara sambil urus administrasi. Situs AD.nl tulis tegas. "Masalah ini juga mempengaruhi pesepak bola wanita." Mereka tambah. "Hilangnya kewarganegaraan Belanda bisa timbulkan konsekuensi serius." Van der Poll lanjut. "Pemain mungkin bisa balik main sebentar lagi. Tapi akibatnya belum selesai."
EW Magazine masukkan Isabelle Nottet dalam daftar pemain di bawah pengawasan ketat. Polemik paspor ini jadi sorotan media Belanda. Tapi tidak semua pemain Indonesia kena. Claudia Scheunemann dari FC Utrecht Vrouwen aman. Dia masih main di laga terbaru lawan AZ Alkmaar pada Minggu, 29 Maret 2026. PSSI langsung tanggapi isu ini. Lewat Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, mereka rilis pernyataan resmi. PSSI yakinkan semua pemain tetap warga negara Indonesia yang sah. Tidak ada pelanggaran hukum kewarganegaraan di sini.
Sumardji sebut contoh pemain seperti Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On. "Mereka sudah resmi jadi WNI. Tidak ada masalah hukum Indonesia," katanya. Banyak dari mereka lahir dan besar di luar negeri. Punya keluarga di sana juga. Pilihan jadi WNI tunjukkan cinta mereka ke Indonesia. Sumardji bilang para pemain tahu risikonya. Mereka tinggalkan kewarganegaraan lama demi tanah air. "Ini bukti pengabdian nyata," tambahnya.
Paspoortgate ini murni urusan teknis di Belanda. Bukan masalah hukum besar. Pemain rela korbankan banyak hal. Seperti fasilitas visa atau izin tinggal di Eropa. Sumardji soroti pengorbanan itu. "Bukan cuma kerja keras di lapangan. Tapi juga lepas hak-hak di negara asal." PSSI bersyukur pemain mereka masih dipercaya klub top Eropa. Contohnya Maarten Paes. Masalah di Eredivisie soal aturan Belanda saja. "Itu urusan administrasi setempat," tegas Sumardji.
Skandal ini ungkap tantangan pemain keturunan. Mereka pilih Indonesia meski lahir jauh. PSSI pastikan proses naturalisasi mereka benar. Klub Belanda kini urus ulang izin kerja. Pemain wanita ini tunggu kepastian. Timnas putri butuh mereka tetap kuat.
Dampak Paspoortgate tunjukkan betapa rumit urusan kewarganegaraan di sepak bola Eropa. Pemain Indonesia tetap bangga bela garuda. PSSI siap bantu administrasi agar cepat selesai. Para fans harap tiga pemain itu segera balik ke lapangan.
Advertising

Baca Juga: Tandem Megawati Kembali Berpartisipasi, 1 Pemain Asing Mantan Proliga Terdaftar dalam Seleksi Liga Voli Korea
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Redaksi

Perssilam Silampari News

Post a Comment

Previous Post Next Post



La Liga
Advertising