![]() |
| Tim F1 mengalami masalah penerbangan akibat dampak dari konflik antara AS dan Iran (Foto: pixabay.com) |
Perssilam - Beberapa tim Formula 1 kesulitan terbang. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang semakin parah jadi penyebab utama. Hampir semua bandara di Timur Tengah tutup sementara. Alasannya faktor keamanan tinggi. Bandara Internasional Dubai ikut tutup. Padahal, itu pusat lalu lintas utama bagi tim Formula 1. Travis Auld, kepala penyelenggara GP Australia, bicara soal ini. "Dalam 48 jam terakhir, kami butuh sesuaikan jadwal penerbangan. Ini tugas Formula 1," katanya. Kutipan dari Antara, Selasa 3 Maret 2026. Formula 1 langsung ambil langkah cepat. Mereka ubah rute penerbangan untuk tim, pembalap, dan staf lain. Jumlah orang yang terdampak cukup besar. Semua agar bisa ikut balapan akhir pekan ini.
Meski begitu, Travis yakin penggemar tak khawatir. Mereka tetap bisa tonton aksi pembalap top dunia. Seri pembuka musim 2026 digelar di GP Australia. Lokasinya Melbourne International Circuit, Melbourne. Jadwalnya 8 Maret. Sirkuit ini punya trek ikonik sepanjang 5,3 kilometer. Balapan ini selalu ramai penonton. Tahun lalu, lebih dari 400 ribu orang datang. Dampak konflik ini bukan cuma sekarang. Sebelumnya, Pirelli batal tes ban di Bahrain International Circuit. Tes itu rencana digelar Senin. Pirelli jadi pemasok ban resmi Formula 1. Tes seperti ini penting untuk cek performa ban di kondisi panas Timur Tengah. Tanpa tes, tim harus andalkan data lama.
Konflik AS-Iran diprediksi berlarut-larut. Ini ancam beberapa seri Formula 1 di Timur Tengah. Wilayah itu punya balapan penting seperti Bahrain, Arab Saudi, dan Abu Dhabi. Kalender 2026 punya enam seri di sana. Penutupan bandara bikin logistik sulit.
Pengiriman suku cadang dan peralatan bisa telat. FIA, federasi otomotif dunia, belum putuskan apa-apa. Mereka pantau situasi ketat. Belum ada perubahan jadwal resmi untuk seri Timur Tengah. Tim F1 seperti Mercedes, Red Bull, dan Ferrari sudah siapkan rencana cadangan. Beberapa pilih rute lewat Eropa atau Asia Selatan.
Travis Auld tutup dengan nada optimis. "Sepengetahuan saya, semuanya aman. Semua orang sudah tiba dan siap balapan. Penggemar tak akan lihat beda apa pun." Ini beri harapan besar. GP Australia tetap jalan lancar. Penggemar bisa nikmati start musim tanpa gangguan. Balapan pembuka selalu jadi sorotan. Rekor lap tercepat di Melbourne capai 1 menit 23 detik. Pembalap seperti Max Verstappen dan Lewis Hamilton siap bersaing ketat.
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi Rawas, All Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News
Suka Artikel ini?
Reaksi :
Tags
BERITA OTOSPORT




