loading...
Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Musi Rawas SportNews" Berita Olahraga Terupdate Seragam Azzurri merupakan aset paling berharga dalam dunia sepak bola, Gennaro Gattuso telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih tim nasional Italia
Advertising

Seragam Azzurri merupakan aset paling berharga dalam dunia sepak bola, Gennaro Gattuso telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih tim nasional Italia

Seragam Azzurri merupakan aset paling berharga dalam dunia sepak bola, Gennaro Gattuso telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih tim nasional Italia (Foto : Gennaro Gatusso. Instagram)

Perssilam - Presiden FIGC Gabriele Gravina dan Ketua Delegasi Gianluigi Buffon mundur dari posisinya pada Kamis, 2 April 2026. Langkah ini mengguncang dunia sepak bola Italia. Hanya sehari kemudian, pelatih Gennaro Gattuso ikut mengambil keputusan serupa. Pada Jumat siang waktu Italia, FIGC mengumumkan pemutusan kontrak dengan Gattuso. Kesepakatan itu bersifat bersama. "Federasi Sepak Bola Italia dan Gennaro Ivan Gattuso sepakat memutus kontrak yang mengikat pelatih asal Kalabria itu dengan kursi pelatih Timnas Italia," tulis pernyataan resmi FIGC.
Advertising

Baca Juga: 
Persita Menargetkan Empat Besar dengan Meraih Kemenangan di Markas Persebaya
FIGC berterima kasih atas profesionalisme Gattuso dan stafnya. Mereka bekerja selama 9 bulan penuh dedikasi. "FIGC juga mendoakan kesuksesan mereka di karier selanjutnya," tambah pernyataan itu. Gattuso ditunjuk pada 15 Juni 2025. Ia gantikan Luciano Spalletti. Spalletti dipecat usai kalah 0-3 dari Norwegia di laga pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Saat itu, Grup I jadi medan perang ketat.
Sosok yang akrab dipanggil Rino ini langsung ubah nasib Gli Azzurri. Timnas Italia meraih lima kemenangan beruntun di lanjutan kualifikasi Grup I. Mereka tunjukkan semangat juang tinggi. Tapi di laga terakhir, mereka kalah telak 1-4 dari Norwegia lagi. Hasil itu buat Italia cuma runner-up grup. Mereka harus melalui play-off. Di semifinal, Si Biru menang 2-0 atas Irlandia Utara. Kemenangan itu beri harapan besar.
Namun, di final play-off, nasib berkata lain. Italia imbang 1-1 dengan Bosnia-Herzegovina selama 120 menat. Lalu kalah 1-4 lewat adu penalti. Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ini jadi hattrick kegagalan berturut-turut. Italia absen dari Piala Dunia 2018, 2022, dan kini 2026. Negara empat kali juara dunia ini alami krisis berat. Legenda seperti 1982 dan 2006 terasa jauh.
Gattuso keluarkan pernyataan pribadi. Ia akui gagal capai target. "Dengan hati berat, setelah gagal capai target yang kami tetapkan, saya rasa waktu saya sebagai pelatih Timnas sudah selesai," kata mantan gelandang AC Milan itu.
Ia sebut seragam Azzurri sebagai aset paling berharga di sepak bola. "Tepat untuk mulai evaluasi masa depan teknis sejak dini," tambahnya. Gattuso ucap terima kasih pada Gravina, Buffon, dan staf federasi atas dukungan penuh.
Menjadi pelatih Timnas jadi kehormatan besar baginya. Ia puji pemain yang tunjukkan komitmen kuat. "Terima kasih terbesar untuk suporter. Semua orang Italia selalu dukung kami dengan cinta. Azzurri selamanya di hati saya." Kini, kursi pelatih Timnas Italia kosong dan panas. Banyak nama muncul sebagai kandidat. Massimiliano Allegri, Antonio Conte, dan Roberto Mancini jadi favorit. Tapi ketiganya masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.
Siapa pun yang terpilih, tugasnya berat sekali. Timnas akan hadapi Grup 1 Nations League. Lawan termasuk Prancis, Belgia, dan Turki. Dua laga pertama digelar September 2026. Tekanan besar tunggu pelatih baru untuk pulihkan kejayaan Italia.
Advertising

Baca Juga: Final Four Proliga 2026 Telah Dimulai, Pertamina Enduro Menargetkan Gelar Juara
Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Redaksi

Perssilam Silampari News

Post a Comment

Previous Post Next Post



La Liga
Advertising