loading...
Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Musi Rawas SportNews" Berita Olahraga Terupdate Steve McManaman Menilai Bahwa Pemain Real Madrid Memiliki Pengaruh yang Sangat Besar
Advertising

Steve McManaman Menilai Bahwa Pemain Real Madrid Memiliki Pengaruh yang Sangat Besar

Steve McManaman Menilai Bahwa Pemain Real Madrid Memiliki Pengaruh yang Sangat Besar (Foto : Istimewa)

Perssilam - Legenda Liverpool Steve McManaman tajam mengkritik Real Madrid. Tim di bawah Alvaro Arbeloa sudah dua tahun tanpa trofi. Penyebab utama: ego besar para pemain bintang. Kekalahan dari Bayern Munich baru saja terjadi. Itu buat banyak orang renungkan nasib klub. Musim ini hampir pasti lagi tanpa gelar. Pertanyaan besar muncul soal kerja internal di Valdebebas. Valdebebas adalah pusat latihan Real Madrid. Tempat para pemain dan staf habiskan hari-hari mereka.
Suara paling keras datang dari orang yang paham betul ruang ganti Madrid. Steve McManaman pernah main di sana empat tahun. Dari 1999 sampai 2003. Dia raih dua gelar Liga Champions waktu itu. Pengalaman itu bikin kata-katanya berbobot. Dia bicara di TNT Sports. Infomasi lewat Diario SPORT. McManaman tunjuk ruang ganti sebagai masalah pokok. Pemain kuasai klub sepenuhnya.
"Pemain sangat berpengaruh. Saya pikir itulah inti masalahnya. Arne Slot bos Liverpool. Pep Guardiola bos Manchester City. Pemain bos Real Madrid," katanya. Pemain Inggris itu bilang dinamika ini sudah lama. Bukan hal baru. Itu sudah jadi budaya klub yang dalam akarnya. Kalau pelatih suruh main cara tertentu, pemain main beda total. Dan itu selalu begitu sejak dulu.
Bagi McManaman, masalah Madrid bukan cuma soal taktik. Sukses di Bernabeu butuh cara kelola pemain khusus. Bernabeu adalah stadion ikonik mereka. Pelatih harus campur jenius dengan bujuk rayu pintar. Dia juga harus rangkul semua pemain. Bukan cuma bintang utama. Ke-25 pemain harus rasa jadi satu tim.
Pemain harus senang latihan. Jangan bosan dengan drill taktik berjam-jam. Atau tonton video analisis terus-menerus. Garis antara senang dan main bagus itu tipis sekali. Dia sebut Carlo Ancelotti dan Vicente del Bosque. Keduanya ahli jaga keseimbangan ini. Ancelotti pernah bawa Madrid juara Liga Champions berkali-kali. Del Bosque sukses di level klub dan timnas Spanyol. Tapi McManaman kasih peringatan. Pelatih vokal yang terlalu keras sering gagal. Mereka datang ke Madrid. Lalu pergi tanpa hasil. Legenda Liverpool Steve McManaman tajam mengkritik Real Madrid. Tim di bawah Alvaro Arbeloa sudah dua tahun tanpa trofi. Penyebab utama: ego besar para pemain bintang.
Advertising

Baca Juga: 
Max Verstappen sedang menghadapi kualifikasi untuk 24 Jam Nürburgring
Kekalahan dari Bayern Munich baru saja terjadi. Itu buat banyak orang renungkan nasib klub. Musim ini hampir pasti lagi tanpa gelar. Pertanyaan besar muncul soal kerja internal di Valdebebas. Valdebebas adalah pusat latihan Real Madrid. Tempat para pemain dan staf habiskan hari-hari mereka. Suara paling keras datang dari orang yang paham betul ruang ganti Madrid. Steve McManaman pernah main di sana empat tahun. Dari 1999 sampai 2003. Dia raih dua gelar Liga Champions waktu itu. Pengalaman itu bikin kata-katanya berbobot.
Dia bicara di TNT Sports. Infomasi lewat Diario SPORT. McManaman tunjuk ruang ganti sebagai masalah pokok. Pemain kuasai klub sepenuhnya. "Pemain sangat berpengaruh. Saya pikir itulah inti masalahnya. Arne Slot bos Liverpool. Pep Guardiola bos Manchester City. Pemain bos Real Madrid," katanya. Pemain Inggris itu bilang dinamika ini sudah lama. Bukan hal baru. Itu sudah jadi budaya klub yang dalam akarnya. Kalau pelatih suruh main cara tertentu, pemain main beda total. Dan itu selalu begitu sejak dulu. Bagi McManaman, masalah Madrid bukan cuma soal taktik. Sukses di Bernabeu butuh cara kelola pemain khusus. Bernabeu adalah stadion ikonik mereka.
Pelatih harus campur jenius dengan bujuk rayu pintar. Dia juga harus rangkul semua pemain. Bukan cuma bintang utama. Ke-25 pemain harus rasa jadi satu tim. Pemain harus senang latihan. Jangan bosan dengan drill taktik berjam-jam. Atau tonton video analisis terus-menerus. Garis antara senang dan main bagus itu tipis sekali.Dia sebut Carlo Ancelotti dan Vicente del Bosque. Keduanya ahli jaga keseimbangan ini. Ancelotti pernah bawa Madrid juara Liga Champions berkali-kali. Del Bosque sukses di level klub dan timnas Spanyol. Tapi McManaman kasih peringatan. Pelatih vokal yang terlalu keras sering gagal. Mereka datang ke Madrid. Lalu pergi tanpa hasil.
Advertising

Berita Olahraga Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen-Musirawas SportNews-Perssilam Musi RawasAll Rights Reserved ©2026. Dapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya dari Musi RawasSportNews melalui platform Google News 

Suka Artikel ini?
Reaksi :

Redaksi

Perssilam Silampari News

Post a Comment

Previous Post Next Post



La Liga
Advertising